Nama
lengkapnya adalah Abu Abdillah Muhammad bin Yazid bin Majah al-Qadziani
Ar Raba’i Al Qazwani. Beliau lahir di Qazwin, Iran 209 H/824 M. Majah
adalah nama gelar (Laqab) bagi Yazid, ayahnya yang dikenal juga dengan
nama Majah Maula Rab’at. Ada juga pendapat yang menyebutkan bahwa Majah
adalah kakeknya Ibnu Majah. Ibnu Majah memiliki keahlian dalam bidang
hadits, ahli tafsir dan ahli sejarah Islam. Ada 2 (dua) keahliannya
dalam bidang tafsir yaitu tafsir Al Qur’an Al Karim dan At Tarikh.
Pada
usia 21 tahun dia mulai mengadakan perjalanan untuk mengumpulkan
hadits. Dengan cara tersebut dia telah mendapatkan hadits-hadits dari
para ulama terkenal yang mana juga sebagai gurunya seperti Abu Bakar bin
Abi Syaibah, Muhammad bin Abdullah bin Numaayr, Hisyam bin Ammar, Ahmad
bin Al Azhar, Basyar bin Adam serta para pengikut Imam Malik dan Al
Layss.
Karya
utama Ibnu majah dalam bidang hadits adalah Sunan Ibnu Majah yang
dikenal sebagai salah satu dari enam kitab kumpulan hadits yang terkenal
dengan julukan Al Kutub As Sittah (kitab yang enam). Lima kitab hadits
yang lain dari kumpulan tersebut adalah Shahih Bukhari, Shahih Muslim,
Sunan Abu Dawud, Sunan At Tirmidzi dan Sunan An Nasa’i (disebut dengan Sunan, karena kitab ini mengandung ahadits yang menyinggung masalah duniawi/mu’amalah).
Ibnu Majah wafat di tempat kelahirannya Qazwin hari Selasa, tanggal 20 Ramadhan 273 H/18 Pebruari 887 M dalam usia 64 tahun.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar